Arti Jazakumullah Khairan dan Cara Menjawab

Jika Sobat Pwhm adalah seorang Muslim, pasti sudah tidak asing dengan kalimat “jazakumullah khairan”, kan? Yap, kalimat ini merupakan sebuah ungkapan Bahasa Arab yang biasa dipakai seseorang saat ada seseorang/sekelompok orang lain yang telah berbuat baik terhadap dirinya. Dengan kata lain, arti jazakumullah khairan adalah ucapan/bentuk terima kasih atas kebaikan tersebut.

Tapi tahukah Sobat Pwhm apa arti sesungguhnya kalimat tersebut dalam Bahasa Arab? Ternyata dalam Bahasa Arab artinya tidak sesimpel “Terima kasih” lho. Dan misalnya Muslim lain yang mengatakan hal tersebut kepada Sobat Pwhm, kira-kira Sobat Pwhm tahu nggak harus jawab apa? Nggak mungkin dijawab dengan “sama-sama”, kan? Hehe. Biar nggak bingung atau salah jawab, baca artikel ini sampai selesai ya.

Arti Jazakumullah Khairan

Sebelum membahas arti, buat Sobat Pwhm yang belum tahu jazakumullah khairan tulisan arab adalah sebagai berikut: جَزَا ك الله خَيْرًا

Beberapa ejaan umum lainnya yang sering digunakan adalah

  • Jazakumullahu khairan
  • Jazakumullahu khair
  • Jazakallah khair
  • Jazak Allahu khayran
  • Jazakumullah khairan katsiran

Kalimat ini memang hampir mirip dengan kata Arab “Shukran”, yang dalam Bahasa Indonesia punya arti “Terima kasih”. Tapi jazakallah memiliki arti yang lebih dalam. Jika artinya dipisah per kata, maka terjemahannya akan seperti berikut:

Jazaa (جَزَ) = Semoga memberi, membalas, menambahkan

Kum (مك) = Kalian

Allah (اللهُ) = Allah

Khairan (خَيْرًا) = Kebaikan

Jika semua arti di atas saling dikombinasikan alias dibentuk menjadi satu kalimat, maka akan membentuk sebuah makna “Semoga Allah membalas kebaikan kalian”, atau “Semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan”. Jadi nggak cuma “Terima kasih” aja, tapi bagi umat Muslim kalimat ini lebih mengarah ke doa/permintaan/harapan kepada Allah atas kebaikan yang telah dikerjakan orang lain.

Tapi, penting banget nih buat Sobat Pwhm tahu kalau ucapan jazakumullah khairan bersifat jamak alias ditujukkan untuk banyak orang (minimal dua orang dan/atau lebih). Lantas, bagaimana cara mengucapkannya untuk satu orang saja? Jika Sobat Pwhm ingin mengatakannya kepada laki-laki, maka ucapan “Jazakallahu Khairan”. Sedangkan untuk perempuan, ucapkan “Jazakillahu Khairan”.

Oh ya, kalau sobat ingin memperdalam ilmu agama islam, bisa belajar juga melalui situs ruangbimbel.co.id ya. Disana ada banyak sekali ulasan agama islam dan pelajaran formal lainya.

Dalil Jazakumullah Khairan Katsiran

Dasar penggunaan jazakumullah khairan ada dalam sebuah hadis berikut:

عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ فِى
الثَّنَاءِ ».

Artinya:

Usamah bin Zaid berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang berbuat baik kepadamu, balaslah kebaikan itu dengan sesuatu, tetapi jika kamu tidak memiliki sarana untuk melakukannya, maka ucapkanlah “Jazakallah khairan (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh ia telah benar-benar meninggalkan pujian.”

Cara Menggunakan Jazakumullah Khairan

Jazakumullah Khairan katsiran

Berikut adalah cara menggunakan jazakumullah khairan di beberapa contoh situasi tertentu:

  • Ada sekumpulan mahasiswa/i KKN di desa Sobat Pwhm yang tengah mengarahkan pelatihan menjahit untuk warga desa. Sebagai ungkapan rasa terima kasih, penduduk desa Sobat Pwhm bisa mengucapkan “Jazakumullah khairan katsiran”.
  • Pada hari kelulusan Sobat Pwhm, Sobat Pwhm bisa mengucapkan “Jazakumullah khairan katsiran” kepada bapak dan ibu guru di sekolah sebagai bentuk terima kasih yang tulus atas segala ilmu pengetahuan dan bimbingan lain yang telah diberikan selama di sekolah.

Cara Menjawab Jazakumullah Khairan Katsiran

Cara menjawab jazakumullah khairan adalah dengan mengatakan “Wa jazakallahu khairan”, yang artinya adalah “Dan semoga Allah juga membalas kamu dengan kebaikan”. Sobat Pwhm bisa mengganti bagian awal dengan “Wa iyyaka” (untuk satu pria) dan “Wa iyyaki (untuk satu wanita). Sedangkan untuk jamak, ucapkan “Wa iyyakum”.

Untuk jawaban yang lebih formal, Sobat Pwhm juga bisa mengatakan “Wa Antum fa Jazakumullahu khayran”, yang artinya kurang lebih sama, yaitu: “Dan Anda juga, Semoga Allah membalas dengan kebaikan”.

Kesimpulan

Kesimpulan dari penjelasan di atas adalah sebagai berikut:

  • Arti jazakumullah khairan adalah semoga Allah membalas kebaikan kalian.
  • Tak seperti Bahasa Indonesia, pelafalan jazakumullah khairan harus disesuaikan dengan siapa Sobat Pwhm berbicara. Untuk satu orang laki- laki, ucapkan “Jazakallahu Khairan” , untuk satu orang perempuan ucapkan “Jazakillahu Khairan”, dan untuk banyak orang (lebih, baik laki-laki/perempuan), ucapkan “Jazakumullahu Khairan.”
  • Jika Sobat Pwhm adalah penerima ucapan tersebut, maka Sobat Pwhm harus membalasnya dengan mengucapkan “Wa Jazakumullahu Khairan/Wa Jazakallahu Khairan/Wa Jazakillahu Khairan, yang artinya adalah “Dan semoga kamu mendapat balasan kebaikan dari Allah”.
  • Jawaban lainnya adalah dengan mengucapkan “Wa Iyyaki” untuk perempuan tunggal/satu perempuan, “Wa iyyaka” untuk satu laki-laki, dan “Wai Iyyakum” untuk jamak.

Mengucapkan “Jazakumullah khairan” adalah tata cara yang lebih baik dari pada “Shukran”, karena arti jazakumullah khairan nggak cuma terima kasih tapi juga merupakan do’a yang baik. Termasuk dalam sunnah Rosul, kebiasaan ini harusnya dihidupkan kembali dalam aktivitas sehari-hari agar bisa menjadi contoh/motivasi untuk orang lain.