Cara Ternak Ayam Bangkok Pemula Agar Cepat Bertelur

Ayam bangkok mempunyai postur tubuh yang gagah, mental petarung yang besar dan tidak takut melawan jenis ayam apapun. Pecinta ayam menjadikanya sebagai hewan peliharaan, ternak bahkan hewan aduan. Karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, orang-orang mulai belajar beternak ayam Bangkok di rumah. Sobat pwhm juga ingin belajar? Artikel cara ternak ayam bangkok pemula ini bisa sobat jadikan bahan refrensi.

Ayam yang berasal dari Bangkok, Thailand ini dikenal masyarakat sebagai ayam yang paling hebat dalam bertarung, gesit, stamina kuat dan pukulanya keras. Sebagai ayam yang handal untuk bertarung, penggemar adu ayam banyak yang mencari jenis hewan ini. Tidak sekedar untuk diadu, beberapa diantaranya ada yang menjadikan sebagai hewan peliharaan.

Sobat pwhm pasti pernah mendengar bila cara mudah mencari uang adalah hobi yang dibayar. Nah bila sobat mempunyai hobi pelihara ayam, tidak ada salahnya beternak ayam bangkok di rumah dalam skala kecil terlebih dulu. Jangan khawatir masalah penjualanya, sebab peminat ayam jenis ini terus ada bahkan mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Harga ayam bangkok juga terbilang fantastis, berkisar 350 ribu hingga 700 ribu.

Ciri-ciri Ayam Bangkok

Dikenal sebagai ayam yang handal bertarung dan mempunyai pukulan lebih keras, ayam bangkok memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Leher lebih panjang dari ayam jago lokal.
  2. Mata terlihat cera bila dilihat jarak dekat.
  3. Ukuran tubuh besar dan terlihat gagah.
  4. Pada bagian kaki ayam bangkok lebih bulat dan kering.
  5. Jengger berwarna merah rose dan pial berwarna merah.
  6. Paruh ayam Bangkoklebih tebal, panjang dan berwarna kuning.
  7. Saat dewasa beratnya mencapai 4 kg.
  8. sisik ayam terlihat lebih rapi dan berwarna kuning.

Dengan ciri-ciri ayam Bangkok diatas, tak heran jika ayam ini mempunyai gerakan yang cepat dan lincah saat adu ayam. Pukulanya juga sangat keras, tidak jarang lawan yang terkena pukulan bisa mati karena terluka parah. Kecerdasan ayam Bangkok tidak perlu diragukan lagi.Bila sobat melatihnya dengan baik, ayam ini bisa memiliki kemampuan bertarung yang lebih handal dan sulit dikalahkan.

Jenis Ayam Bangkok di Indonesia

Untuk mendapatkan bibit yang unggulan, ayam bangkok sudah mengalami banyak perkawinan silang sehingga menimbulkan banyak jenis. Agar sobat pwhm tidak bingung, saya jelaskan sekalian jenis-jenis ayam bangkok di Indonesia berdasarkan warna bulu serta coraknya.

Ayam Bangkok Jragem, Putih dan Klawu
Jenis ayam bangkok Jragem pada bulunya berwarna dasar hitam. Jenis klawau warna dasarnya abu-abu dan memiliki corak warna lain seperti merah, kuning gading dan hitam.

Ayam Bangkok Wiring
Jenis ayam ini memiliki warna dasar hitam, bagian bulu berwarna kemerahan dan ekor berwarna kuning kemerahan. Jenis ayam ini yang paling banyak digunakan sebagai ayam aduan.

Ayam Bangkok Wangkas
Dari bagian tubuh hingga waris diselimuti warna dasar kuning keemasan atau kemerahan

Ayam Bangkok Jali
Lebih dikenal dengan sebutan ayam blirik karena pada bagian bulu terdapat banyak bintik berwarna hitam, putih dan merah.

Ayam Bangkok Blorok
Ayam jenis ini memiliki corak totol-total dengan warna dominan putih. Jenis ayam Blorok ada dua, blorok madu dan blorok biasa. Jenis blorok madu paling banyak diminati orang karena mempunyai warna corak tambahan hijau dan merah.

Cara Ternak Ayam Bangkok Yang Menguntungkan

Sebelum mulai beternak ayam bangkok, sobat perlu menyiapkan beberapa persiapan penting agar hasil ternak ayam bisa menguntungkan dan
sobat terhindar dari kerugian yang tidak diinginkan.

Menyiapkan Kandang Ternak Ayam Bangkok
Menyiapkan kandang ternak ayam bangkok merupakan langkah awal yang sobat lakukan sebelum memilih induk ayam yang berkualitas. Bila ingin beternak dalam jumlah yang sedikit, ukuran kandang jangan terlalu besar untuk menghemat tempat. Serta sebaiknya sobat memilih kandang yang terbuat dari bambu. Selain ringan, kandang ayam dari bambu lebih mudah dipindahkan.

Lokasi penempatan kandang ayam diusahakan tidak dekat dengan rumah penduduk. Sebab bau yang ditimbulkan ayam dan kotoranya bisa menganggu lingkungan sekitar yang merasa kurang nyaman.

Keamanan Kandang Ayam
Keamanan kandang jangan sampai luut dari perhatian sobat. Kandang yang kurang aman memudahkan predator menyerang ayam bangkok yang sobat pelihara. Sobat bisa memberikan pagar bambu di sekitar kandang atau memberikan kawat berduri dibawah kandang agar preadot tidak bisa menyerang. Predator yang sering menyerang ayam bisa kucing, ular, anjing dan binatang lainya.

Memilih Indukan Ayam Bangkok
Bila sobat ingin memiliki ayam yang hebat dan kualitasnya tidak diragukan, memilih induk ayam tidak boleh dilakukan sembarangan sebab sangat berpengaruh terhadap hasil serta kualitas ayam bangkok yang sobat ternak.

Ciri-ciri induk ayam bangkok yang bagus sebagai berikut :

  • Gerakanya lincah dan cekatan.
  • Bagian jengger induk berwarna pucat.
  • Mata lebar dan terlihat cerah.
  • Memmpunyai nafsu makan yang tinggi
  • Badan terlihat tegap, gemuk dan gagah.

Bila sobat menemukan induk yang tidak mempunyai ciri-ciri diatas, sebaiknya segera pindah ketempat lainya. Jangan beli indukan yang kurang bagus.

Menyukupi Kebutuhan Air
Memelihara ayam bangkok agar tumbuh sehat dan terhindar dari penyakit, sobat harus memastikan kebutuan air pada ayam tercukupi. Periksa wadah minum ayam secara berkala dalam sehari. Bila air hampir habis, segera isi lagi dengan air bersih. Wadah minum ayam sebaiknya terbuat dari plastik dan berukuran tidak terlalu besar.

Memberi Pakan Setiap Hari
Dalam merawat ayam bangkok, pemberian pakan menjadi hal yang harus diperhatikan. Pakan ayam yang diberikan sebaiknya memiliki kaya kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh ayam. Kualitas dari pakan ternak yang diberikan juga mempunyai pengaruh terhadap tumbuh kembang ayam bangkok. Agar ayam tidak merasa bosan, sobat bisa memberikan variasi pakan.

Memberikan Suplemen dan Vitamin
Vitamin dan suplemen penting untuk kesehatan ayam, sehingga sobat sebaiknya memberikan secara rutin. Suplemen dan vitamin memiliki kandungan nutri tambahan yang dibutuhkan ayam dan mampu mencegah ayam terkena berbagai macam penyakit yang sering menyerang ayam. Pemberian suplemen dan vitamin sebaiknya dilakukan tiga kali dalam seminggu.

Probiotik Ayam
Sekilas suplemen dan probiotik terlihat sama, namun bila kita lihat dari jenisnya ternyata beda. Suplemen yang diberikan untuk ayam merupakan nutrisi tambahan yang bisa sobat beli di toko pakan ayam. Sedangkan probiotik nutrisi hasil buatan sendiri yang terbuat dari bahan-bahan seperti ragi, gula dan yang di sudah difermentasi sehingga dapat digunakan sebagai pelengkap nutrisi ayam bangkok.

Mencabut Bulu Ayam Bangkok
Bulu ayam yang tumbuh terlalu lebat dapat menghabiskan kebutuhan gizi dari asupan pakan ayam bangkok yang menyebabkan terganggunya pertumbuhan.Oleh karenanya sobat perlu mencabut bulu rontok yang berada di bagian punggung dan bagian leher ayam. Pencabutan bulu ini bertujuan agar gizi yang terdapat pada pakan ayam bisa diserap secara optimal.

Menyiapkan Tempat Bertelur Untuk Ayam
Sediakan tempat khusus untuk ayam bertelur. Tempat tersebut bisa terbuat dari papan yang dibentuk kotak dan diberikan jerami. Saat betina merasa sudah waktunya bertelur, secara otomatis betina akan berdiam diri ditempat tersebut hingga telur menetas.

Memeriksa Kesehatan Ayam Bangkok
Cara ternak ayam bangkok selanjutnya ialah memeriksa kesehatan ayam. Ayam bangkok perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan meski usianya sudah dewasa. Cek kesehatan berkala dan rutin guna memastikan ayam bangkok tidak dalam keadaan sakit dan selalu sehat. Bila ternyata ada ayam yang sakit, segera pindah ke kandang khusus agar tidak menular ke ayam lainya.

Masa Panen Ayam Bangkok
Dari semua tahapan budidaya ayam bangkok, yang paling ditungu-tunggu ialah masa panen. Yang sobat harus lakukan ialah memilah ayam bangkok yang berusia dewasa, berat badanya diantara 3 hingga 4 kg serta dalam kondisi sehat. Setelah terkumpul semua, pisahkan ayam tersebut ke kandang khusus agar lebih mudah saat hendak di jual.

Baca juga : Cara budidaya lobster air tawar di kolam terpal

Berternak ayam Bangkok bukan hal yang sulit setelah sobat tau apa saja cara ternak ayam bangkok yang harus dilakukan agar cepat tumbuh, cepat bertelor dan menguntungkan. Namun ada hal yang menjadi bahan pertimbangan lainya, yaitu waktu.

Apabila sobat tidak memiliki banyak waktu untuk beternak ayam, sebaiknya jangan memaksakan diri. Tunggulah saat yang tepat untuk memulainya. Bila sobat tidak memiliki waktu merawat ayam bangkok, ayam jadi tidak terurus dan kemungkinan besar sobat malah rugi besar karena ayam sakit bahkan mati.