Kendala Ternak Ayam Bangkok dan Solusinya

Dengan mencari informasi apa saja yan menjadi kendala ternak ayam Bangkok, menandakan sobat serius dalam memelihara ayam bangkok. Sebab dengan mengetahuinya, ayam yang sobat pelihara dapat terhindar dari berbagai jenis penyakit serta mampu tumbuh besar sesuai ekspetasi sobat. Ayam termasuk jenis unggas yang mudah dipelihara, tidak gampang sakit dan harga pakan murah. Meski demikian, bukan berarti tidak ada masalah yang harus dihadapi saat memelihara ayam tersebut.

Jenis ras ayam yang memiliki warna dominan hitam serta corak merah, bertubuh gagah dan pantas dijadikan sebagai ayam aduan ini banyak dipelihara masyarakat Indonesia. Selain pintar dalam bertarung dan mempunyai power pukulan yang keras, daging ayam bangkok tidak kalah enak dengan ayam potong. Bila dibandingkan dengan ayam jago jawa, harga jual ayam bangkok jelas lebih mahal.

Harganya bisa saja mencapai jutaan rupiah bila sobat merawatnya dengan benar. Nah, agar ayam Bangkok yang sobat pelihara memiliki harga jual tinggi, sobat sebaiknya kenali berbagai masalah ternak ayam bangkok yang harus diwaspadai.

4 Kendala Ternak Ayam Bangkok Yang Harus di Waspadai

Tingginya Kadar Amonia
Hambatan dalam ternak ayam Bangkok yang harus sobat perhatikan yaitu Amonia, apa itu amonia? Amonia merupakan urin dan feses ayam yang menumpuk lama kemudian menghasilkan gas konsentrat dalam jumlah besar. Ventilasi kandang yang tidak bagus menyebabkan gas susah keluar sehingga menimbulkan penyakit pada ayam Bangkok.

Ciri-ciri ayam yang terkena amonia yaitu mata berair, kelopak mata susah dibuka (lengket) dan ayam sering menggosok mata dengan sayapnya.

Agar terhindar dari hal ini, sobat diharuskan rajin membersihkan kandang ayam dan memberikan disinfektan setiap kali membersihkanya. Feses yang sudah menumpuk didalam kandang, sebaiknya segera dibuang ketempat penampungan khusus.

Harga Pakan Tidak Stabil
Harga pakan yang tidak stabil turut menyumbang sebagai kendala ternak ayam bangkok. Harga pakan bisa berubah lebih mahal kapan saja sehingga hal tersebut menjadi beban tambahan bagi peternak ayam. Solusinya, bila harga pakan sedang turun, sebaiknya sobat membeli dalam jumlah besar sekaligus.

Penyakit Mematikan
Penyakit sering juga menjadi hambatan dalam ternak ayam bangkok lahan sempit dan rumahan. Bila sobat kurang pintar dalam merawat dan menjaga kebersihan kandang, mudah sekali bagi ayam untuk terkena penyakit yang mematikan. Oleh karenanya, sobat harus menghindarkan ayam dari berbagai penyakit yang bisa menyerang kapan saja. Cara mencegah ayam bangkok terkena penyakit bisa dengan rutin memberikan vaksin, rutin bersihkan kandang, memberikan vitamin khusus, memberikan pakan yang kaya nutrisi, kandang yang mempunyai cukup ventilasi dan lain sebagainya.

Nafsu Makan Yang Tidak Menentu
Ayam sama seperti mahkluklainya, nafsu makan bisa berubah-ubah. Kadang nafsu makanya tinggi terkadang malah turun. Nafsu makan yang kurang stabil pada ayam harus segera sobat temukan apa yang menjadi penyebab agar tidak terjadi masalah serius kedepanya.

Asupan makanan adalah indikator keberhasilan sobat dalam memelihara ayam, sehingga apabila nafsu makan ayam berkurang atau bahkan sama sekali tidak mau makan menyebabkan sistem kekebalan tubuhnya melemah dan mudah sekali terkena penyakit. Untuk mengembalikan nafsu makan yang turun, sobat bisa melakukan hal dibawah ini :

Kandang Ayam Diperluas
Ayam kehilangan nafsu makan bisa disebakan kandang yang sumpek menyebabkan ruang gerak terbatas dan ayam menjadi stres. Kandang yang sumpek juga menyebabkan oksigen berkurang dan nafsu makan ayam berkurang. Solusinya sobat bisa membuat kandag baru yang ukuranya lebih luas atau mengurangi jumlah ayam dalaam satu kandang.

Pakan Ayam Selalu Segar
Biasanya pemilik ayam memberikan pakan hanya sehari sekali dalam jumlah yang besar. Hal ini menyebabkan pakan ayam menumpuk, menimbulkan bau sehingga ayam tidak mau lagi memakanya. Jangan biarkan makanan menumpuk dalam kandang, selain menurunkan nafsu makan, hal itu bisa memicu timbulnya jamur yang berbahaya bagi ayam. Sebaiknya sobat mengurangi porsi makan ayam dan bila sudah benar-benar habis namun ayam masih merasa lapar barulah diberikan pakan lagi.

Kandang Kotor
Kandang yang kotor, bau tak sedap menjadi penyabab nafsu makan ayam tidak stabil bahkan aroma tak sedap tersebut bisa menganggu lingkungan disekitarnya. Rajin membersihkan kandang dan memberi disinfektan menjadi langkah yang tepat mengembalikan nafsu makan ayam seperti semula.

Meski ada kendala ternak ayam bangkok, hal tersebut tidak menyurutkan niat penggemar ayam bangkok untuk memeliharanya. Bagi orang yang baru pertama kali mengenal ayam jenis Bangkok, artikel ini bisa dijadikan panduan agar ayam terhindar dari berbagai masalah yang bisa berdampak serius dikemudian hari.