Ternak Ayam Petelur Dari Pemula Hingga Mencapai Kesuksesan

Awalnya saya kurang percaya hanya dari ayam petelur saja bisa beli mobil baru, punya lahan yang luas untuk beternak bahkan memiliki investasi dimana-mana. Ya, hal ini yang saya rasakan saat bertemu dengan kawan lama yang sekarang sukses menggeluti bisnis ayam petelur dari yang awalnya hanya puluhan ekor sekarang sudah ratusan ekor ayam di peternakanya. Sobat mau tau ga ceritanya cara ternak ayam petelur pemula dari skala kecil yang dilakukan teman saya? Kisahnya saya ringkas pada artikel ini.

Kenapa Memilih Berbisnis Ayam Petelur?

Saya yakin didalam lemari es ada telur ayam dan saya yakin sobat sering mengkonsumsi telur tersebut dengan berbagai macam olahan masakan. Hal itu menandakan bahwa kita tidak hanya suka daging ayam, pada telur ayam kita juga menyukainya. Jumlah permintaan telur ayam selalu ada dan disaat tertentu seperti menjelang idul fitri angka tersebut bertambah drastis. Hal inilah yang menjadi dasar kuat kenapa berbisnis telur ayam salah satu pilihan yang tepat untuk dilakukan.

Baca juga : Cara ternak ayam bangkok agar cepat bertelur

Secara umum sistem budidaya ayam petelur yang sering digunakan ada dua, yaitu sistem umbaran dan sistem intensif. Pada sistem umbaran ayam di umbar atau dilepas ke halaman dan kandang ayam belum memenuhi syarat sebagai kandang yang layak digunakan. Dari segi biaya lebih murah, karena hanya kandang yang digunakan sederhana yang terpenting pakan dan minum ayam selalu terpenuhi. Pada sistem umbaran, ayam lebih rentan terkena penyakit dan produktivitas masih rendah.

Sitem instensi jauh lebih banyak keunggulan ketimbang sistem umbaran. Pada sistem intensif lebih sering digunakan oleh peternak profesional, punya modal besar, memiliki pengetahuan yang banyak dan serius dalam beternak ayam petelur. Keunggulan dari sistem instensif diantaranya kandang ayam layak digunakan, produktivitas ayam tinggi, ayam tidak mudah terkena penyakit dan ayam yang dihasilkan lebih berkualitas karena tidak menggunakan sistem kawin sembarangan.

Mengenal Jenis Ayam Petelur

Asal mula lahirnya ayam petelur berasar dari ayam liar yang habitatnya di hutan. Oleh para ahli ternak, ayam liar dipelihara dan mengalami berbagai proses perkawin sehingga lahirla jenis ayam betina dewasa jenis petelur. Dari uji coba tersebut menghasilkan beberapa jenis ayam petelur yang populer di Indonesia.

Khusus untuk sobat pwhm, saya jelaskan apa saja jenis ayam petelur yang ada di Indonesia dan sering dijadikan sebagai hewan ternak.

Ayam Plymouth Rock
Peternakan ayam petelur pemula paling senang memelihara jenis ini. Tidak sudah dalam merawat jenis ayam Plymout rock, dipelihara dengan sistem umbaran tidak ada masalah karena mempunyai imunitas yang bagus dan mudah beradaptasi. Ukuran badan ayam Plymouth Rock lebih kecil dari jenis ayam lainya dan warna bulu lebih dominan abu-abu dengan corak garis putih di seluruh tubuhnya. Dalam setahun, satu ekor ayam ini mampu menghasilkan 150 butir telor.

Ayam Petelur Putih
Jenis ayam ini mudah dikenali dari tubuhnya yang diselimuti bulu berwarna putih, jengger merah dan telur yang dihasilkan berwarna putih bukan coklat.

Jenis ayam petelur putih setiap tahunya mampu menghasilkan lebih dari 250 butir telor. Oleh para peternak, ayam ini hanya dimanfaatkan telurnya, dagingnya tidak dimanfaatkan karena kurang enak jika dikonsumsi. Keurangan dari jenis ayam ini sangat sensitif terhadap cuaca dan suara bising yang bisa menganggu jumlah produksi telur.

Ayam Ross Brown
Jenis ayam ini pertama kali dikembangkan di negara Inggris dan kini sudah bisa sobat jumpai di Indonesia. Ciri-ciri jenis ayam ross brown ialah tubuhnya dominan warna coklat gelap dan bisa menghasilkan telur kurang lebih 270 butir setiap tahunya.

Ayam Loham Brown
Ciri dari jenis ayam loham brown yaitu warna bulu coklat karamel dan terdapat corak putih di bagian leher dan bagian ujung ekornya. Pada usia 3 bulan, ayam ini dapat menghasilkan 300 telur. Bila sobat mempunyai 10 ekor saja, dalam sekali bertelur sobat mendapatkan 3000 butir telur, fantastis ya.

Ayam Petelur Coklat
Jenis ayam petelur coklat lebih dikenal dengan ayam negri. Selain dimanfaatkan telurnya, ayam ini juga dimanfaatkan dagingnya lantaran memiliki rasa yang enak saat dikonsumsi.

6 Cara Sukses Ternak Ayam Petelur

Pemeliharaan ayam harus dilakukan dengan baik agar ayam dapat bertelur setiap hari dan menghasilkan jumlah yang besar. Bila sobat asal-asalan dalam memeliharanya, kemungkinan terbesarnya produksi telur tidak bisa maksimal bahkan telur yang dihasilkan kualitasnya kurang bagus untuk dijual.

Baca juga : Ternak cacing sutra mudah dan menguntungkan

Sobat perlu menyiapkan bibit unggulan, kandang yang layak, pakan yang kaya gizi dan menjaga kebersihan sekitar kandang. Lebih jelasnya, simak cara beternak ayam petelur yang benar bagi pemula.

Mencari Lokasi Kandang Yang Bagus
Dalam mencari lokasi kandang, sobat harus mencari yang lokasinya jauh dari pemukiman penduduk agar tidak menimbulkan masalah dengan warga sekitar. Kotoran ayam yang bau serta suara ayam dapat menganggu warga yang merasa kurang nyaman dengan kehadiran ayam sobat.

Lokasi yang jauh dari pemukiman dianggap paling tepat karena dapat mencegah ayam terkena stress dan menghindarkan wabah penyakit dari manusia. Bau yang ditimbulkan juga tidak menganggu warga sehingga sobat bisa tenang dalam menjalankan bisnis ayam petelur. Jangan lupa memilih lokasi yang mudah dijangkau kendaraan, hal tersebut memudahkan sobat dalam pengawasan dan menjual telur yang telah dihasilkan.

Menggunakan Model Kandang Yang Sesuai
Ada dua model kandang yang dapat sobat pilih sesuai dengan kondisi lahan yang ada. Tipe kandang ayam petelur pertama yang dapat sobat gunakan ialah model koloni. Model kandang ini terbilang praktis karena ayam diletakan pada satu kandang dan di umbar. Kekurangan model ini ayam lebih rentan terkena penyakit, diserang predator dan sulit dalam mengumpulkan telor ayam.

Selanjutnya sobat bisa menggunakan model kandang batrai dimana ruangan untuk setiap ayam sangat terbatas. Jenis kandang ini terlihat lebih efektif karena lahan digunakan secara maksimal dan setiap baris kandang bisa sobat susun menjadi tiga atau empat tingkat. Telor yang dihasilkan lebih mudah dikumpulkan karena berada didalam kandang.

Pemilihan Bibit Ayam Petelur
Peternakan ayam petelur Indonesia banyak menggunakan dua ras ayam, yaitu ayam yang menghasilkan telur berwarna coklat dan ayam yang menghasilkan telur berwarna putih. Keunggulan dari ayam petelur bergantung pada jenisnya.

Saat sobat memilih bibit ayam petelur, cara memilihnya yaitu bibit ayam terlihat sehat dan lincah, tidak ada cacat di fisiknya dan bulu lebat. Lebih amanya, sobat membeli bibit ti peternakan yang sudah diakui kualitas bagusnya oleh banyak orang sehingga sobat benar-benar mendapat bibit ayam petelur yang unggulan.

Pakan Ayam Petelur Yang Bagus
Hal berikutnya yang tidak kalah penting dalam ternak ayam petelur yaitu pemberian pakan. Syarat pakan ayam petelur yang bagus memiliki kandungan protein tinggi, mineral, karbohidrat, vitamin dan mineral. Jenis pakan ayam yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ayam petelur berupa dedak, konsentrat maupun jagung yang sudah diolah.

Ayam yang kurang mendapatkan asupan makanan produksi telurnya tidak bisa maksimal, sehingga jenis dan jumlah pakan yang sobat berikan sangat berpengaruh pada kesuksesan dalam beternak ayam petelur yang sobat jalankan.

Pemberian konsumsi pakan ayam petelur berlebihan juga tidak bagus, sebab pakan yang berlebih membuat lemak menumpuk dan produksi telur terhambat karena banyaknya lemak yang menumpuk.

Memperhatikan Kesehatan Ayam
Kesehatan ayam perlu sobat perhatikan, ayam yang sedang sakit bisa saja menular pada ayam lainya sehingga menyebabkan kematian dan sobat rugi besar. Dalam menjaga kesehatan ayam petelur sobat bisa memberikan vitamin dan vaksin secara rutin guna meningkatkan imun dan menghindarkan ayam dari penyakit.

Kebersihan pada kandang ayam juga mempengaruhi kesehatan ayam, oleh karenanya jangan sobat biarkan kotoran ayam menumupk terlalu lama dikandang. Bersihkan kandang dengan cairan disinfektan agar kandang selalu steril dan tidak ada bakteri atau virus yang menempel.

Masa Panen Telur
Ayam mulai menghasilan telur setiap hari setelah usianya menginjan 4 bulan semenjak sobat pwhm membeli bibit unggulan. Telur yang sudah dikumpulkan jangan langsung dijual, sortir dulu telur yang bagus dan kurang bagus untuk dijual. Pisahkan keduanya di wadah ember plastik besar yang berbeda.

Telur ayam yang kurang bagus memiliki ciri-ciri ukuran yang lebih besar, lebih kecil, berbentuk gepeng atau berbentuk lonjong. Telur yang kualitasnya kurang bagus ini sebaiknya sobat buang saja, jangan dijual ke pasaran.

Segera Mulai Berbisnis Ayam Petelur, Jangan Banyak Berfikir

Ada banyak sekali ide bisnis wirausaha yang bisa sobat temukan dari lingkungan sekitar. Asalkan sobat merasa yakin dan tidak takut mencoba, bisnis yang sedang sobat rintis mencapai kesuksesan.

Oleh sebab itu, bila sobat sudah merasa yakin menekuni bisnis ayam petelur, segeralah memulainya sambil terus belajar cara mengembangkan budidaya ayam petelur hingga mencapai kesuksesan.